Penyakit Bronchitis Kronis

Penyakit bronchitis dapat dibagi menjadi dua jenis yaitu bronchitis akut dan bronchitis kronis. Untuk penyakit bronchitis kronis kurang lebih 20% laki-laki dewasa menderita penyakit bronchitis kronis. Sudah bertahun-tahun mereka mempunyai riwayat batuk dan sputum yang mengesankan tetapi hanya sejumlah kecil darinya yang merasa terganggu secara klinis. Pada umumnya, pasien mencari pertolongan dokter setelah mengalami gejala sesak napas, Karena cadangan fungsional yang besar di dalam paru, dispnea merupakan simtom penyakit yang berat dan merupakan stadium akhir proses penyakit tersebut.

Merokok sigaret merupakan faktor etiologi yang paling penting. Polusi udara dari lingkungan hidup dan kekrja serta infeksi virus dan bakteri merupakan unsut utama yang meningkatkan efek yang ditimbulkan oleh merokok. Hal ini merupakan penyebab utama dari penyakit bronchisi kronis.

Menghentikan kebiasaan merokok merupakan tindakan yang paling efektif untuk menghindari pprogresivitas penyakit bronchis kronis ini. Namun, nasihat untuk mengubah perilaku dan pola hidup yang seringkali diabaikan dan sangat sukar dilakukan.

Bronchitis kronis didefinisikan sebagai adanya bentuk produktif yang berlangsung 3 bulan dalam setahun selama 2 tahun berturut-turut. Kondisi ini terutama berkaitan dengan perokok sigaret atau pemajan terhadap polutan. Pasien mengalami peningkatan kerentanan terhadap terjadinya infeksi saluran pernapasan bawah.

Bronchitis kronis juga didefinisikan sebagai adanya sekresi mucus yang berlebihan pada saluran ppernapasan secara terus menerus (kronik) adalah terjadi sepanjang hari selama tidak kurang dari tiga bulan dalam setahun dan berlangsung selama dua tahun berturut-turut Batasan ini tidak mencakup sekresi dan penyakit gagal jantung kongestif. Batasan yang digunakan adalah tiga bulan dalam setahun karena yang menyusun batasan ini adalah para ahli yang menangani pasien didaerah empat musim. Diagnosis bronchitis kronis merupakan diagnosis klinis.

Resiko utama berkembangnya bronkitis kronis adalah asap rokok. Komponen asap rokok menstimulus perubahan pada sel-sel penghasil mukus bronkus dan silia. Komponen-komponen tersebut juga menstimulasi inflamasi kronis, yang merupakan ciri khas bronkitis kronis.

Cara pencegahan penyakit ini dapat dilakukan dengan penggunaan obat antibitoka yang diimbangi dengan memakan makanan bergizi secara tertur. Pada orang tua penyakit ini dapat timbul akibat gangguan paru-paru kronis atau inflasi akibat merokok. Untuk itu, pencegahan penyakit ini dapat juga dilakukan dengan menghindari rokok dan istirahat yang cukup.

Komplikasi yang terjadi pada penyakit bronchitis kronis adalah :

  • Hipertensi paru yang dapat terjadi akibat vasokontriksi hipoksik paru yang kronis, yang akhirnya menyebabkan kor pulmonalise.
  • Dapat terjadi jari tabuh di segmen ujung jaru, mengindikasikan stress hipoksik yang kronis
  • Polisitemia (peningkatan konsentrasu sel darah merah) terjadi akibat hipoksia kronis dan stimulasi sekresi eritropoietin, disertai sianosis, yang member warna kebiruan pada kulit.
  • Kanker paru.

Penatalakasanaan penyakit bronchitis kronis adalah :

  • Penyulihan kesehatan agar penderita menghindari pajanan iritan lebih lanjut terutama asap rokok.
  • Terapi antibiotic profilaktik, terutama pada musim dingin untuk mengurangi insiden infeksi saluran napas bawah, karena setiap infeksi akan semakin meningkatkan pembentukan mucus dan pembengkakan.
  • Karena banyak pasien yang mengalami spasme saluran anapas akibat bronchitis kronis mirip dengan spasme pada asma kronis, individu sering diberikan bronkodilator.
  • Obat anti-inflamasi menurunkan produksi mucus dan mengurangi sumbatan.
  • Ekspektoran dan peningkatan asupan cairan untuk mengencerkan mucus.
  • Mungkin diperlukan terapi oksigen
  • Vaksinasi terhadap pneumonia pneumokokus sangat dianjurkan.

 

 


=====================================

>>> Obat Bronchitis Untuk Membantu Mengatasi Penyakit Bronchitis dan Gejalanya, Menurunkan Demam, Meluruhkan Dahak, serta Mengatasi Rasa Sakit di Bagian Dada, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Bronchitis Kronis and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *